Sidrap

[Sidrap][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

Toko Buah Dan Sayur Segar Konsep Modern Hadir Di Sidrap

Share this post

KabarSidrap.com - Kebutuhan terhadap buah-buahan dan sayur segar dewasa ini sangat tinggi. Seperti buah apel, anggur, pisang, semangka, melon, strowberi, leci, manggis, salak dan lain-lain.

Masyarakat dewasa ini semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat. Mereka mulai banyak mengkonsumsi buah-buahan. Makan buah bukan hanya berguna untuk menjaga kesehatan tubuh. Tapi juga buah-buahan tertentu terbukti menjadi obat bagi penyakit yang dialami oleh manusia.

Meningkatnya permintaan buah membuat peluang usaha jualan buah segar sangat menjanjikan. Kesempatan seperti ini bisa ditangkap oleh pengusaha muda untuk membuka toko buah segar, kios buah, atau jualan buah keliling.

Di Kabupaten Sidrap, kini masyarakat tak perlu bingung lagi jika ingin mencari buah dan sayur yang lengkap, cukup datang ke toko Buah Segar Manis (BSM) dan Sayur Tani.

 

Sejak didirikan akhir tahun 2017, toko ini yang awalnya berbentuk lapak lalu bertransformasi menjadi outlet di 2018. Kini toko Buah Segar Manis dan Sayur Tani yang berlokasi di jalan Andi Makassau (Belakang Rujab Bupati Sidrap) Pangkajene, Sidrap tetap eksis hingga saat ini menyediakan aneka macam buah dan sayur segar.

Saat ini sebanyak 10 outlet buah segar manis dengan konsep yang sama telah merambah ke berbagai daerah di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Arfan, salah seorang founder BSM dan Sayur Tani yang ditemui di tokonya, Rabu (19/2/2020) mengungkapkan bahwa ide awal merintis usaha ini adalah sebagai bentuk penguatan hilir dalam sistem agribisnis (usaha pertanian). Usaha ini bisa dimaknai sebagai kegiatan edukasi ke petani untuk lebih dekat melihat konsep aplikasi pasar modern di sektor pertanian.

“Upaya mewujudkan kesejahteraan petani tidaklah cukup hanya dengan memberikan penyuluhan, namun para petani mesti kita kawal hingga proses pemasaran, dan jalan itu bisa kita kuatkan dengan mendekatkan petani ke modern market seperti konsep minimarket, di mana hasil panen petani seperti buah dan sayur bisa langsung terpajang di toko, menarik dan berkelas,” jelas Arfan.

Lebih lanjut, Arfan yang juga Alumni Pertanian UNHAS ini mengatakan ilmu-ilmu yang diperoleh di ruang kuliah harus bisa diaplikasikan di kehidupan masyarakat.

"Kami berkomitmen mengaplikasikan ilmu pengetahuan kami di bidang pertanian dan membantu petani menyediakan pasar untuk produk-produk buah dan sayur lokal yang lebih sehat untuk di konsumsi bersama,” terang Arfan.

Toko BSM dan Sayur Tani ke depan diharapkan hadir di setiap kabupaten di Sulawesi Selatan.

“Kami berharap gerakan BSM dan Sayur Tani bisa hadir di tiap kabupaten yang  ada di Sulawesi Selatan, saya yakin dan percaya anak muda mampu merebut pasar di era yang lebih kompetitif ini,  menularkan semangat berwirausaha di sektor pertanian," pungkas Arfan.


Menurut Suryono selaku pemerhati perkembangan pertanian di Sidrap, bahwa usaha seperti ini merupakan langkah konkrit dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menjadi contoh bahwa generasi muda bisa berkontribusi positif dalam membangun sektor pertanian.

“Peluang generasi muda terlibat dalam usaha pertanian sangat terbuka luas. Mulai dari kegiatan budidaya hingga kegiatan pemasaran bisa diisi oleh anak muda. Trend perilaku masyarakat hidup sehat, mengkonsumsi buah dan sayur segar semakin tinggi, sehingga bisa menjadi peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru,” jelas Suryonono.

Kesegaran buah dan sayur di toko BSM dan Sayur Tani, Suryono menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan mesin pendingin untuk menjaga kualitas buah dan sayur.

“Untuk menjaga ketersediaan dan kesegaran stok kami telah menyiapkan cool storage, kapasitas 5 ton, begitupun dalam mendistribusikan ke daerah-daerah kami juga didukung oleh armada mobil box pendingin," ucap Suryono yang juga Alumni Pertanian Unhas ini. (adv)









Tidak ada komentar: