Sidrap

[Sidrap][bleft]

Bisnis

[Bisnis][bleft]

Politik

[Politik][bleft]

Lingkungan

[Lingkungan][bleft]

DPC KAI Ajatappareng Dikukuhkan oleh Ketua DPD KAI Sulawesi Selatan

Share this post

KabarSidrap.com - Sidang Terbuka DPP KAI dengan agenda Pengukuhan Advokat Kongres Advokat Indonesia di Wilayah Hukum Negara Republik Indonesia dengan domisili di Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan bertempat di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (21/7). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pengukuhan DPC se-Sulawesi Selatan.

Ketua DPD KAI Sulsel Adv. Muh. Israq Mahmud, SHI., CLA., CIL., mengukuhkan 7 DPC yaitu DPC Bulukumba, DPC Jeneponto, DPC Takalar, DPC Gowa, DPC Maros, DPC Ajatappareng (Barru, Pare-Pare, Sidrap, Pinrang), DPC Luwu Timur.

Dalam prosesi pengukuhan tersebut Ketua DPC Ajatappareng mewakili Ketua DPC lainnya menerima Pataka KAI dari Ketua DPD KAI Sulawesi Selatan.

Ketua DPC KAI Ajatappareng Adv Syamsu Alam, SH., menerima Pataka KAI dan menyatakan sikap untuk siap mengibarkan Bendera KAI di seluruh Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan.

“Saya mewakili seluruh Ketua DPC se-Sulawesi Selatan bersiap mengibarkan bendera KAI di seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi Sulawesi selatan”, ucap Syamsu Alam ketika menerima Pataka KAI.

Selaku Ketua DPD KAI Sulaweai Selatan, Adv. Muh. Israq Mahmud, SHI., CLA., CIL., dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh DPC KAI se-Sulawesi Selatan untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi ilmu hukum salah satunya untuk pelaksanaan PKPA. 

“Kepada DPC-DPC agar membuat kerjasama dengan beberapa universitas dan perguruan tinggi ilmu hukum di Sulawesi Selatan dalam rangka pelaksanaan PKPA kedepannya, itu salah satunya,” terang Israq Mahmud.

Dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan harapan untuk bisa bersinergi dengan pemerintah setempat dalam hal ini pemerintah ditingkat provinsi dan daerah.

“Kedepannya kita harap bisa bersinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah daerah untuk program 1 Desa 1 Advokat untuk mewujudkan pemerataan pendampingan hukum,” pungkas Israq Mahmud. *Ndi

Tidak ada komentar: